Senin, 17 Agustus 2020

Memilih Metode Pembelajaran Daring Yang Efektif Dan Menyenangkan

      Masa pandemi  ini berdampak yang luar biasa terhadap semua sektor,  tak terkecuali sektor pendidikan. Kebijakan social distancing dan physical distancing mengubah pendidikan yang semula tatap muka menjadi daring  sehingga KBM dilakukan secara PJJ atau belajar dari rumah (BDR). 

    Hal ini tentu menimbulkan persoalan baru dalam dunia pendidikan dimana guru dituntut untuk bisa memberi pelayanan pembelajaran secara maksimal,  dan siswa mengikuti BDR. Sementara orang tua harus memantau BDR ini dengan menyediakan segala fasilitas dan finansialnya. Sehingga antara guru, siswa dan orang tua harus bersinergi demi keberlangsungan BDR ini. Like and dislike guru harus mempersiapkan materi daring  dan harus meningkatkan kompetensinya agar tercipta pembelajaran daring yang efektif dan menyenangkan.

    Banyak aplikasi pembelajaran yang bisa dipilih untuk pembelajaran daring, misalnya bisa menggunakan WAG (WhatsApp Grup), Google (G-Classroom, G Meet, G Sheet, G Document. G Slide), Microsoft (M-Teams, M-Form, Sway) Blog, Zoom, Youtube yang bisa dikombinasikan satu sama lain untuk saling melengkapi. Tentunya masing-masing aplikasi ada kekurangan dan kelebihannya. Tugas guru menciptakan bagaimana mengombinasikan beberapa aplikasi dalam satu moda pembelajaran agar menarik dan menyenangkan, interaktif, efektif  sehingga tidak membosankan. Di sisi lain materi pembelajaran tersampaikan, dan tujuan pembelajaran atau kompetensinya tercapai.

          Berikut ini beberapa tips yang dapat dipakai sebagai referensi saat kita melaksanakan pembelajaran daring :

1.      Mengombinasikan beberapa aplikasi dalam satu moda pembelajaran. Misalnya,

Ø  aplikasi Zoom didalamnya ditautkan video pembelajaran dan materi dalam bentuk power point (PPt). Zoom dilakukan di awal saat membuka pelajaran atau mengabsen kehadiran siswa, jadi tidak terlalu memakan kuota, usahakan maksimal 15 menit. Siswa diminta untuk mencatat materi yang ditayangkan dalam buku catatan, sehingga saat ulangan atau evaluasi, siswa belajar dari buku catatannya. Video pembelajaran dan PPt dapat kita buat sendiri atau googling. Jangan lupa pada saat kita zoom meeting siswa sudah siap di depan layar, berpakaian seragam dan tepat waktu, sebagai bentuk kedisiplinan dan tanggung jawab. Jadi di sini sekaligus kita bisa menilai karakter siswa dan menyampaikan apa saja yang harus dilakukan siswa terkait dengan  materi yang akan ditayangkan.

Ø  WhatsApp yang didalamnya kita sisipkan video dan PPt bisa ditambah voice dari penjelasan kita. Sebagai bukti partisipasi siswa, kita buat daftar hadir dengan menggunakan Google Document. Evaluasi atau kuis dapat menggunakan Google Document.  Ini lebih simpel dan tidak banyak memakan kuota internet.

Ø  Google Classroom (GCR) yang didalamnya kita tautkan materi atau PPt, video pembelajaran dan kuis atau evaluasi. PPt dan video bisa kita unggah dari Google Drive kita atau browsing dari youtube. Pada GCR kita bisa memantau berapa persen dari siswa yang aktif melakukan tugas sehingga kita tidak perlu membuat daftar hadir karena sudah terekam otomatis.

Ø  Microsoft Teams yang didalamnya ditautkan materi atau PPt, video pembelajaran dan kuis atau evaluasi. PPt dan video bisa kita unggah dari One Drive kita atau browsing dari youtube. Microsoft Teams ini hampir sama dengan Google Classroom.

2.      Sebelum masuk ke materi pelajaran kita awali dengan kalimat pembuka yang bisa berisikan salam, menanyakan kabar, menanyakan materi sebelumnya atau materi yang belum dipahami, atau kalimat persuasif untuk mendorong semangat belajar siswa. Hal yang biasa kita lakukan saat tatap muka, kita lakukan saat pembelajaran daring, meski hanya lewat tulisan kecuali kalau kita pakai vidcon (video conference). Mengapa demikian ? Dengan memberi salam setidaknya ada komunikasi verbal antara siswa dan guru, sehingga siswa merasa mendapat perhatian,  pengarahan dan mereka merasa bahwa guru tidak melepas dan membiarkan mereka berjalan sendiri, harus memahami materi sendiri, tapi tetap dalam pendampingan guru. Demikian juga saat menutup pelajaran, kita ucapkan terima kasih atas perhatian dan keaktifan siswa dalam mengikuti pembelajaran daring, dan berharap senang serta mudah dalam memahami materi yang disampaikan. Bila menemui kesulitan diperbolehkan untuk bertanya di forum sehingga siswa yang lain bisa mengikuti juga. Memang ini sedikit merepotkan dan kita harus meluangkan waktu, tapi ini efektif agar prosentase ketuntasan belajar siswa lebih besar.

3.      Beri apresiasi dan nilai pada tugas yang dikirim siswa. Hal ini menunjukan bahwa kita membaca dan mengoreksinya. Kita posting nilainya di grup kelas, sehingga siswa akan antusias dalam mengirim tugas dan tahu akan kesalahannya. Bagi siswa yang tidak mengirim tugas tentu tidak punya nilai tugas dan malu. Ini mendorong siswa untuk terus semangat mengikuti pelajaran kita.

4.      Komunikasi dengan wali kelas dan orang tua siswa saat menemui kendala dalam daring. Misalnya kenapa anak tidak mengumpulkan tugas atau absen dalam pelajaran kita. Ternyata setelah ditelusuri, ada berbagai penyebabnya, tidak punya Hp, Hp eror atau lemot, kuota habis, tidak ada sinyal, tidak bisa buka aplikasi, tidak bisa upload tugas dan sebagainya. Nah...di sini kita dituntut kearifan dan toleransi dalam memberikan solusi. Kita pilih cara yang lain, yang dapat dijangkau siswa agar tetap bisa mengikuti pelajaran dan punya nilai seperti siswa lainnya.

Demikian langkah-langkah pembelajaran daring yang bisa kita terapkan demi keberlangsungan dan ketercapaian materi pelajaran kita. Semoga bermanfaat dan tetap semangat .

Sabtu, 01 Agustus 2020

Kiat-Kiat Menulis Buku Best Seller

     
    Gema takbir terus berkumandang di setiap musholla dan masjid sejak kemarin.
Mengagungkan Sang Pemilik alam raya dan semesta ini. Tadi pagi berbondong-bondong kaum muslimin menjalankan sholat Idul Adha di masjid dan di tanah lapang. Meski tetap menjalankan protokol kesehatan, tidak mengurangi kusyu'nya menjalankan panggilan Illahi Robbi. Allahu Akbar..Allahu Akbar..Allahu Akbar. 

    Hari ini tanggal 10 Dzulhijah atau biasa disebut Idul Qurban, merupakan hari yang istimewa. Mengapa Hari Raya Haji jatuh bertepatan dengan hari Jumat, dan dua hari sebelumnya didahului dengan ibadah puasa sunah Tarwiyah dan Arofah. Hari Jumat adalah hari yang mulia, ditambah dengan Hari Raya Idul Adha. Masya Allah .. sungguh-sungguh mulia hari ini dan jika kita berdoa, memperbanyak dzikir maka Allah akan mengabulkan doa kita, membaca dan melipatgandakan pahalanya. Subhanallah ..

    Malam ini kuliah Menulis Bersama Omjay dimulai pukul 19.00 wib dengan narsum bapak Encon Rahman, seorang guru, penulis, motivator trainer hebat yang mendapat banyak penghargaan baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Beberapa tulisannya mendapat kejuaraan tingkat nasional. Dan juga dia sebagai guru berprestasi. Malam ini ia akan mengangkat tema "bagaimana membuat buku menjadi best seller". Berikut ini resumenya.

 Tujuan kita menulis buku dikelompokan 3 yaitu:
1. Pengembangan budaya literasi atau koleksi pribadi bentuknya antologi (keroyokan)
2. Kenaikan pangkat. Bentuknya buku solo, karya bersama, artikel, PTK, Praktik Terbaik, Diktat atau modul
3. Mencari uang atau finansial, bentuk buku: Cara ...How to..

    Menurut beliau, jika tujuan menulis buku hanya untuk pengembangan budaya literasi atau untuk koleksi pribadi, buku masih dalam level rendah. Karena penulis hanya menulis untuk konsumsi dirinya, belum dibaca orang lain dan belum dapat diterima orang banyak. Sementara buku yang terdiri tulisan solo, PTK, jurnal dan sejenisnya yang diterbitkan dan bisa dibaca banyak orang merupakan buku level kedua. Dan buku yang ditujukan untuk mendapatkan uang atau dijual merupakan buku yang berlevel tinggi. Karena dipublikasikan, ditawarkan ke penerbit, dicetak dan dapat dibaca, dinikmati banyak orang, dicari banyak orang. Selain jika buku ini laku keras di pasar atau menjadi best seller, terlebih bila best seller tidak hanya di dalam negeri tetapi juga luar negeri.

    Jenis buku pendidikan:
1. Karya bersama
2. PTK dan Best Practice
3. Tulisan Ilmiah Populer / Artikel
4. Tulisan Hasil Penelitian
5. Buku Teks Pelajaran
6. Buku Pengayaan
7. Buku Pedoman Guru
8. Modul / Diktat pelajaran
9. Buku bidang pendidikan
10. Karya Terjemahan

Karya Bersama adalah buku pendidikan yang ditulis maksimal 4 orang penulis. Nilai angka kredit penulis pertama = 40%, penulis pembantu 1, 2, 3 = 20%.
PTK dan Best Practise adalah hasil penelitian dalam bidang pendidikan yang dilakukan di sekolah.
Tulisan Ilmiah Populer / Artikel adalah tulisan ilmiah yang dimuat di media massa (koran atau majalah) yang membahas bidang pendidikan. Angka kredit nasional = 2, provinsi = 1,5
Buku teks pelajaran buku yang berisi pengetahuan untuk bidang ilmu atau pelajaran tertentu dan diperuntukan untuk peserta didik pada pelajaran jenjang pendidikan tertentu atau sebagai bahan pengajaran guru, baik sebagai buku utama maupun buku pelengkap. Angka kreditnya, buku lolos BSNP = 6, diterbitkan penerbit ber-ISBN = 3, diterbitkan penerbit tidak ber-ISBN = 1
Modul / Diklat. Modul ini merupakan materi pelajaran yang disusun dan disajikan agar dapat dibaca oleh para peserta. Diktat adalah catatan yang ditulis pada suatu pelajaran yang dipersiapkan guru untuk menyampaikan materi yang disampaikan oleh guru dalam proses belajar mengajar. Modul nilai kreditnya digunakan untuk tingkat provinsi = 1,5 tingkat kota atau kabupaten = 1 tingkat sekolah = 0,5.
Buku dalam bidang pendidikan adalah buku yang berisi pengetahuan terkait dengan bidang pendidikan. Buku ini harus bermanfaat bagi guru dan siswa. Angka kreditnya, jika dirilis penerbit ber-ISBN = 3 penerbit yang tidak ber-ISBN = 1,5
Contoh: buku satuan pendidikan, pengalaman mengajar, autobigrafi.
Karya terjemahan adalah tulisan yang dihasilkan dari penerjemahan buku pelajaran atau buku di bidang pendidikan yang berbahasa asing atau bahasa Indonesia atau sebaliknya dari bahasa Indonesia ke bahasa asing atau bahasa daerah yang membantu proses pembelajaran. Angka kreditnya = 1
Buku Pedoman Guru adalah buku tulisan guru yang berisi rencana kerja guru yang terdiri dari: 1) rencana kerja pengembangan untuk peserta didik 2) rencana pengembangan profesi untuk guru pembelajar. Angka kreditnya = 1,5
    Buku Best Seller adalah buku pendidikan yang semula untuk kenaikan pangkat tetapi kemudian dirilis oleh penerbit dan dijual.Buku ini laris manis dalam jangka waktu pendek sejak diterbitkan. Kriteria penjual terbaik mencapai penjualan 30 - 50 ribu buku per tahun atau rata-rata 3000 eksemplar per bulan di seluruh toko buku.
    Cara menulis buku best seller:
1. menulis 2 jam x 10 hari lebih baik dari menulis 10 jam x 2 hari. Berharap, menulislah setiap hari tapi rutin.
2. Memiliki dan membeli buku tematik agar mudah menambah wawasan saat menulis buku semacam itu. Kita siapkan beberapa buku penunjang agar tulisan kita semakin bagus dan berkualitas. Disarankan memiliki kliping 
3. menulis buku lebih nyaman di malam karena waktu itu kita lebih dari pukul 03.00 - 06.00
4. menulis buku harus seijin suami / istri, agar buku kita menjadi amal jariyah.
5. sebelum menulis meminta kita berwudlu agar tulisan kita memiliki ruh dan umur buku itu panjang. Ini sering dilakukan oleh ulama dalam menulis buku
6. menulis resume karya orang lain dengan tema yang sesuai dengan buku yang kita tulis yang tidak kelar-kelar, atau mendapat kebuntuan di tengah jalan, meresume karya orang lain, dengan harapan kita mendapat tambahan apa-apa saja untuk buku kita.

    Pengertian resume adalah ringkasan  dari materi panjang dengan mengambil bagian pokok-pokoknya saja, dalam menulis resume tidak boleh ditambah pendapat pribadi. Iktisar adalah menulis dengan cara menerjemahkan pokoknya berdasarkan pemahaman sendiri atau bahasa  sendiri. 
    
    Langkah-langkah menulis resume:
1. membaca buku
2. Menemukan pemikiran awal
3. Kembali ke atas
4. menulis resume dengan ringkas dan padat. 
5. mempublikasikan resume di blog atau facebook kita.

    Ia juga membagi beberapa panduan yang dapat diunduh yaitu:
1. Garis Besar Autobiografi
2. Garis Besar Buku Panduan Menulis Artikel
3. Panduan Menulis Buku (untuk grup menulis Omjay)
4. Kiat Menulis Buku Best Seller (untuk grup menulis Omjay)

Di akhir materi dia berpesan, jangan takut takut untuk menulis, jangan takut salah, tapi takutlah untuk tidak memperbaiki kesalahan kita. Yang paling utama tujuan kita menulis untuk mendapat ridho Allah SWT. Karena dengan mendapat ridho Allah buku kita mendapat ruh yang nyata. Tujuan menulis  tidak hanya tujuan duniawiyah semata (untuk naik pangkat atau finansial).

Luar biasa ... terimakasih Kang Encon motivasi dan inspirasinya. Semoga ilmu yang diberikan Kang Encon bisa diterapkan dan dibalas Allah SWT dan menjadi berkah untuk kita semua. Amin

    

Aplikasi Writer Plus, Plus Mudah dan Cepat

    Awal tahun pelajaran baru tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Meski pembelajaran dilakukan dengan daring, namun para guru tetap dituntut untuk bisa memberi pelayanan maksimal dalam penyampaian materi kepada siswa. Terlebih bila ada keluhan dan permasalahan dalam KBM daring ini, guru harus bisa memberi solusi supaya pembelajaran tetap berlangsung tanpa memberatkan kemampuan orang tua dan siswa.
  Salah satu cara agar pelaksanaan pembelajaran daring sukses adalah menggunakan vidcon (video conference) melalui aplikasi Zoom, Google Meet, Webex dan sejenisnya. Tentunya penggunaan ini memang memerlukan kuota internet yang cukup besar dan ini berkaitan dengan kemampuan finansial orang tua. Bila ingin biaya yang lebih murah bisa menggunakan Whatsapp dengan media rekam yang bisa diterjemahkan dalam tulisan.
   Kuliah malam ini menghadirkan narasumber handal yang akan mengupas bagaimana merubah suara menjadi tulisan, dan ini tentu sangat membantu di dalam memberikan materi tanpa harus mencatat. Pematerinya adalah Ibu Sri Melni seorang guru TIK SMPN 1 Gunung Talang, Kabupaten Solok Sumbar. Selain aktif menjadi guru juga aktif di organisasi Bundo Kanduang dan Tim 11 RPJM Nagari. Materi yang dibawakannya tentang menulis menggunakan aplikasi writer plus dan dibantu oleh moderator Ibu Kanjeng. Simak resumenya ya.
    Untuk menulis cepat atau mengubah suara menjadi tulisan, kita bisa menggunakan Write Plus. Aplikasi ini dapt kita download melalui Playstore. Setelah instal aplikasinya, kita buka maka akan muncul tulisan " Welcome to writer plus"  lalu kita klik tanda "+" (warna hijau) untuk membuka mikrofon pada keyboard dan mulai mencoba mengatakan sesuatu yang nantinya akan tertulis di layar handphone kita. Tekan tanda mikrofon, katakan sesuatu dan langsung menulis tanpa mengetik. 
      Aplikasi ini sangat mudah dan sangat membantu manakala kita mau menulis di perjalanan atau saat tidak ada laptop. Artinya, menulis sambil tersenyum dan semudah berbicara. Dengan demikian kapanpun ide datang, kita tak usah menundanya, langsung kita tuangkan dalam suara, maka akan tertulis dengan sendirinya di handphone kita.
      Bagaimana caranya untuk menjadikannya ke dalam mik word? Caranya, klik garis tiga sudut kanan atas lalu share. Sebelum share jangan lupa terlebih dahulu rubah ke dalam format text. Bila sudah dalam bentuk format text  bisa lansung copykan dalam bentuk mik word di laptop untuk mengedit tulisan.
   Untuk mencari gambar mikrofon pada handphone letaknya berbeda-beda, biasanya pada kanan bawah, pada spasi atau di dalam emoji. Setelah selesai berbicara lewat mikrofon, otomatis akan tersimpan data atau text. Bagaimana cara menyimpannya? Setelah share, buka WA web baru kita dowload dan simpan.
     Alhamdulillah..materi malam ini dengan menggunakan aplikasi writer plus sangat sangat membantu dan memudahkan kita dalam menulis. tidak perlu menyentuh keyboard, langsung berbicara dan semua sudah tertulis, tinggal kita mengeditnya. Terima kasih Bu Sri Melni, semoga ilmu baru ini segera dapat saya gunakan dan saya bagikan ke teman-teman. 

Jumat, 31 Juli 2020

Catatan Perjuangan Guru dari NTT

Alhamdulillah..suara adzan maghrib telah berkumandang. Hari ini kami sekeluarga menjalankan ibadah puasa tarwiyah. Puasa sunah tanggal 8 Dzuhijjah. Semoga puasa kami hari ini diterima Allah SWT dan semoga kami selalu mendapat limpahan kerahmatan dari Sang Maha Pencipta, juga saudara-saudara muslim di seluruh dunia. Amiin ..
Setelah selesai sholat maghrib dan berbuka, saya siap di depan laptop dan ponsel bersanding untuk diajak belajar menulis. Narasumber malam ini adalah Ibu  Dra. Lilis Ika Herpianti Sutikno, SH seorang guru di SMP Negeri 2 Nekam yang juga seorang penulis. Berikut ini resumenya.
Ibu Lilis lahir di Surabaya. !! Maret 1969. Buku yang sudah diterbitkan diterbitkan:
                        

Penulis buku best seller "Guru adalah Inspirasi" juga penulis buku antologi puisi dan editor buku antologi puisi, artinya adalah "Cinta Tergerai"

         
Perjuangan dan pengalamannya menjadi guru dan instruktur di pedalaman NTT, daerah yang dilewati dan dilewati hutan, sungai di mana medan berat beliau lalui dengan penuh tanggung jawab. Manakala tentu saja akan terbayar manakala anak-anak didiknya terlayani dan dapat dipelajari dengan baik.

Suka duka sebagai guru di daerah pedalaman dia menuliskan di FB boleh  Lilis Sutikno (Mbak Pipin) dan beberapa buku yang menjadi saksi bagaimana gigihnya beliau, semangat beliau dalam penggunaan dan menginspirasi guru-guru di NTT. Berikut tulisan dalam FB beliau https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=3278595272207513&id=100001712161927 danhttps: //m.facebook.com/story.php? story_fbid = 3227004710699903 & id = 100001712161927

 Setiap orang menjadi Instruktur, narasumber, atau sebutan lainnya untuk guru itu para guru,  itu mesti diklat dulu .. Tapi tidak bagi dia., Kompilasi menjadi narasumber literasi daerah lawan. Teman-teman ... Apapun yang Allah berikan kepada kita syukuri, dan dapatkan itu sebagai anugerah terindah dari Allah untuk kita. 


Dia juga membagikan kekuatan power pointnya untuk mengajar menulis inspirasi untuk teman-teman semua, lebih dan lebih suka teman-teman dapat ditambahkan sebagai bekal menjadi narasumber secara offline untuk teman guru.


Sesi Tanya Jawab

1Apakah kendala yang paling berat ibu hadapi. Jawab : Keinginan untuk menulis yang di pandang sesuatu paling berat. Tugas saya sebagai inspirasi kepada mereka semua memberikan gambaran bahwa menulis itu mudah. Lalu saya membantu mencari penerbit yang murah. Yang bisa di jangkau oleh guru-guru  di perbatasan. Sebab menulis buku bagi seorang guru memiliki nilai ganda.
 
2. Motivasi apa yang menggerakkan ibu sehingga menjadi penulis tangguh? Jawab :  rasa ingin hidup tak akan mati. Sebab penulis tidak akan pernah mati. Suatu saat jika saya telah tiada, rekam jejak saya terus ada. Pak bisa lihat blog saya www.guruinspirasintt.com

3. Apa yang menjadi motivasi ibu untuk tetap semangat mengabdi sementara daerah ibu mengabdi bahkan sampai bisa menghasilkan karya yang begitu luar biasa. Jawab : Jujur saya dulu suka mengeluh,  suka capek, bahkan sering menangis. Suami saya bilang saya kayak anak TK. Lalu...Karena suami orang asli NTT, beliau mencari saudara yang pejabat untuk bisa merekomendasikan istrinya tugas profesi ke Jawa, ikut diklat. Alhamdulillah saya ikut diklat budi pekerti di Jakarta, dalam diklat guru, instruktur saya selalu bercerita menyampaikan pesan moral yang membangun jiwa saya menjadi kuat Salah satunya adalah Sebaik-baik manusia itu adalah yang hidupnya selalu bermanfaat untuk orang lain.

4. Pernahkah ibu dalam perjalanan prestasi, tidak termotivasi karena kehilangan motivasi. Jawab : Sering buuu...Banyak sebab, salah satunya kepala sekolah saya tidak mendukung semua kegiatan yang saya ikuti. Ibu bisa baca blog saya www.guruinspirasintt.com. DIAM itu EMAS. Sebagai penyemangat bu.

 5.Bagaimana cara ibu membagi waktu untuk keluarga dan menjalankan tugas di perbatasan yang medannya sungguh luar biasa sulitnya?   Jawab: Saya sudah jadi nenek ... anak sudah besar-besar dan rumah tak ada anak ribut. Mungkin ini salah satu faktor saya produktif menulis dan banyak kegiatan. Suami seorang pengusaha sepatu tenun khas NTT Juga berbagai bidang. Saat ini dibuka proyek ALFA MART yang baru dibuka di NTT. Rumah sering kosong, saya tinggal di rumah. Ini sering ada di rumah. Jika pulang sekolah. Jadi saya kunci pintu .. Di kamar menulis ... Jika saya kelilimg NTT, suami maklum tugas yang melekat pada diri saya sebagai instruktur provinsi yang dimasukkan oleh negara. Saya juga bergabung dengan AGUPENA NTT (Mengurusi Topik Jurnal Ilmiah Guru) untuk bahan naik pangkat.


6. Setiap kali menulis terus dihantui perasaan takut salah, coba untuk mencari hal tersebut? Jawab : Pak menulis saja dengan penuh percaya diri, habis nulis jangan langsung di revisi. Sunting nya besok Pak ... Lalu sebelum menulis berdoa, agar tulisan kita di ridhoi Allah. Pas sunting juga berdoa lagi, sunting lalu dengan hati yang tenang. Menulislah dengan hati. Pasti sampai pembaca juga di terima dengan hati juga. Tetap percaya diri Pak.

7. Saya ingin bertanya apa yang menjadi motivasi dan tokoh yang menginspirasi perjuangan ibu menjadi guru tangguh di daerah pedalaman begitu, saya melihat ibu ini penuh energik sekali, karena tentu jarang yang  mau melewati medan  yang sulit diperbaiki selama bertahun-tahun ? Jawab : 

8. Bagaimana cara memulai menulis pengalaman pribadi sehingga bisa menginspirasi orang lain. Jawab:  silakan  datang ke FB saya. Dari kisah di FB karena jadi buku saya. Atau bisa klik nama saya Lilis Sutikno, akan muncul kisah saya yang di tulis oleh alumni guru nge-blog pimpinan Om Jay. Banyak sekali trik dan tipe pengalaman menulis yang saya tuangkan dalam FB.  Lalu saya kemas ke dalam buku saya yang jadi 

 Pada akhir materi beliau menulis pesan sebagai berikut : Menulis semudah ceplok telur. Maka menulislah. Menulis adalah luapan rasa cinta yang tak sampai. Maka menulislah agar cinta itu tersampaikan dengan baik melalui tulisan kita.

Sungguh luar biasa. Perjalanan dan pengalaman beliau sangat menginspirasi dan memberi pencerahan pada kita. Semangat dan dedikasi beliau dalam menjalankan tugas kita teladani. Mensyukuri apa yang telah Allah berikan kepada kita harus kita maknai dengan keikhlasan dalam percakapan dan berbagi dengan sesama. Karena, manusia yang baik adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain. Terima kasih Bu Lilis, Om Jay dan teman-teman. Semoga tulisan ini bermanfaat. Amin





Rabu, 29 Juli 2020

Langkah Jadi Guru Berprestasi

        Tidak ada yang tidak mungkin bagi kita untuk berprestasi di bidang yang kita geluti. Meraih target dan mencapai sukses. Tentu saja dimulai dengan niat dan tekad serta diimbangi dengan kerja keras. Perlu strategi dan langkah yang nyata sehingga apa yang kita targetkan akan berhasil. 
    Narsum malam ini adalah seorang guru berprestasi yang sarat dengan kejuaraan dan penghargaan tingkat nasional. Kuncinya adalah fokus dengan apa yang kita targetkan. Dia adalah Bapak Sigit Suryono, S, Pd., M.Pd yang lahir di Sleman, 20 Nopember 1976. Setelah menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Negeri Yogyakarta pada tahun 1995 - 2002 di Fakultas FMIPA jurusan Pendidikan Fisika, melanjutkan S2 di Program Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta jurusan Teknologi Pembelajaran dari tahun 2003-2006. 
    Aktifitas keseharian sebagai pengajar di SMP Negeri 1 Wonosari Kabupaten Gunungkidul, mengampu mata pelajaran IPA. Aktifitas lainnya yang telah dilakukan dan sedang dilakukan adalah:
1. Sekretaris Komunitas Rumah Belajar Kemdiknas 2012 - sekarang
2. Sekretaris MGMP TIK Kabupaten Gunungkidul tahun 2006-2009
3. Ketua II MGMP TIK Kabupaten Gunungkidul 2009 - 2012
4. Anggota Litbang MGMP IPA Kabupaten Gunungkidul 2012-2015
5. Ketua II MGMP IPA Kabupaten Gunungkidul 2015-2017
6. Ketua MGMP SMP Kabupaten Gunungkidul 2017 - sekarang
6. TIM Pengembang TIK Kabupaten Gunungkidul 2009 - sekarang
7. TIM Pengembang TIK Propinsi DIY 2009 - sekarang
8. Instuktur, Pelatihan Pembelajaran Multimedia di BTKP Provinsi DIY
9. Instruktur TIK di MGMP IPA Kabupaten Gunungkidul

Prestasi lomba yang telah diraih:
1. Kompetisi Guru  Finalis Tingkat Nasional tahun 2009
2. Finalis Inovasi Pembelajaran Tingkat Nasional SMP 2009.
3. Juara 3 situs web SMP Tingkat Provinsi DIY 2010
4. Juara 1 Situs web SMP tingkat Provinsi DIY 2011
5. Finalis Lomba Media Pembelajaran Ki Hajar Penghargaan Tingkat Nasional            tahun 2012        
6. Juara 1 Guru Gambar SMP Tingkat Provinsi DIY tahun 2013
7. Finalis Guru Gambar SMP Tingkat Nasional tahun 2013
8. Juara 2 Guru Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2013
9. Finalis Lomba Mobile Edukasi tingkat nasional tahun 2014
10. Finalis Lomba Mobile Edukasi tingkat Nasional tahun 2015
11. Juara 1 Guru SMP Berprestasi Tingkat Kabupaten Gunungkidul tahun 2015
12. Juara 1 Guru SMP Berprestasi Tingkat Propinsi DIY tahun 2015
13. Juara 1 Guru SMP Berprestasi Tingkat Nasional tahun 2015
14. Penerima Gubernur Anugrah DIY tahun 2015 atas prastasi sebagai Juara 1              Gupres tingkat Nasional.              
15. Penerima Satya Lencara Bidang Pendidikan dari Presiden RI tahun 2016 atas           prestasi sebagai juara 1 guru berprestasi Tingkat Nasional tahun 2015.          
16. Menerima Penghargaan Kursus Singkat dari Australia Award Indonesia tahun        2016 di Melbourn dan Sydney.      
17. Sebagai Salah Satu Peserta Literasi Tingkat Nasional 2017.
18. Duta Rumah Belajar Tingkat Nasional Tahun 2018 dan Duta Rumah Belajar          Terinovatif tahun 2018.          
19. Penerima Anugrah Gubenur DIY tahun 2018 atas prestasi sebagai Duta Rumah       Belajar Terinovatif tahun 2018.      
20. Alumni Anugrah Alumni Berprestasi Sarjana Adi Manggala Bidang                      Pendidikan dari  Universitas Negeri Yogyakarta  pada dies natalis ke-56.            21. Duta Sains P4TKIPA tahun 2020.

    Semua penghargaan dan penghargaan yang telah diraihnya bermula dari prisip yang dia pegang dari orang tuanya yang mendidik dengan santun  dan sangat baik yang dia rasakan saat sudah bertambah, merengkuh dengan sepenuh hati dengan tetes mata dan doa mereka. Saat dia berhasil mereka pulalah yang selalu berhasil untuk berjuang dan belajar karena semua yang kita peroleh saat ini hanya fana dan akan segera dikirim saat ini pun berakhir.
     "Menang cacak kalah cacak" ini adalah kata mutiara dari ibu yang dia pegang saat ini. Saat kita ada kesempatan untuk mengikuti suatu lomba, atau suatu kegiatan maka lakukanlah dengan maksimal seperti-olah tidak ada lomba lagi setelah itu masalah menang atau kalah, sukses atau gagal itu hal biasa di perlombaan. Maka dari itu setiap ia mengikuti berbagai acara tingkat kabupaten, provinsi, atau pun nasional pasti akan dilakukan dengan sepenuh hati dan fokus.
    Jadi kunci kesuksesan kita adalah fokus pada kegiatan yang kita lakukan dengan sepenuh hati. Arti dari fokus ini adalah kita  harus bisa memilah dan memilih jenis kegiatan atau prestasi apa yang ingin kita raih. Jangan diskusi tentang kesempatan yang akan kita bahas, yang akan kita bahas di acara diskusi atau acara yang akan kita bahas, kesempatan kita akan terbagi dengan berbagai acara.
     Saya mengatakan sebagai ikuti dari mengikuti ajang lomba di awal yang mengambil event-event. Saya pernah dalam satu kesempatan diikuti dua ajang perlombaan pada akhirnya gagal semua dan itupun berlulang kali dari tahun 2008 saya ikut lomba tingkat pertama nasional dan baru bisa berhasil pada tahun 2015 kita lakukan.
Bagi Bapak ibu yang ingin berpestasi:
1) Belajarlah teruskan terus dan lakukan apa yang kita lakukan. 
2) Tidak berhasil kalah dalam perjuangan, karena kalah adalah prestasi yang tertunda. 
3) Fokus pada kegiatan yang kita lakukan dengan menggunakan insya yang maksimal Allah prestasi bapak ibu menunggu di depan mata. 
Kemudian bapak ibu: untuk meraih prestasi yang maksimal maka pelajarilah seluruh gaya selingkung masing-masing jenis lomba dengan perincian dan persiapkan seksama agar tidak terburu-buru, siapkan dan luangkan waktu untuk kegaitan tersebut. Buat tampilan dan karya yang semenarik mungkin akan berhasil. Terus jangan lupa siapkan portofolio kita dengan seksama sehingga akan memudahkan kita dalam mengambil berbagai jenis lomba. Sukses buat ayah hebat di grup ini semoga jadi orang hebat dan bisa menginspirasi teman-teman yang lain. Terima kasih.
Kiat beberapa lomba yang dia ikuti. Untuk ajang prestasi yang paling utama yang saya raih menjadi Juara 1 Guru SMP Berprestasi Tingkat Nasional pada tahun 2015. Untuk kemenangan, berikut ini saran yang dia lakukan:
  1. Cari Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi tentang penyelenggaraan tahun yang disetujui belum keluar dari pedomannya yang dapat menggunakan pedoman pada tahun sebelumnya. . Cermati isi dari pedoman ini terkait dengan proses dari tingkat Kabupaten, Tingkat provinsi, dan tingkat Nasional.
  2. Buat portofolio 8 tahun terakhir sesuai dengan ketentuan dari buku pedoman pemilihan guru berprestasi. [Kumpulkan semua karya bapak ibu guru yang telah dibuat selama 8 tahun terakhir, untuk verifikasi fisik terdiri dari Surat tugas, piagam, dll, diligalisir oleh atasan langsung]  untuk tahun 2015 syarat portofolio kita adalah 8 tahun. itu hal yang menantang bagi peserta gupres maka penting untuk mengarsipkan semua kegiatan yang pernah kita lakukan tahun ke tahun (alhamduli lah karena pengalaman tahun 2006 ini yang saya ikuti, foto, video dan dokumentasi, piagam dan sertifikat yang diberikan selama 8 tahun untuk mencari portofolio tersebut)
  3. Persiapkan naskah inovatif dan sesuaikan cara penulisannya sesuai dengan masing-masing karya masing-masing. Menampilkan karya inovatif bapak / ibu guru yang berhak dan selalu memperhatikan buku pedoman pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. [Karya bisa terdiri dari PTK, praktik terbaik, juga penelitian yang lain seperti penelitian eksperimental, penelitian R&D, dll]. Powerpoint atau yang lainnya.
  4. Buat makalah evaluasi diri saya layak sebagai guru berprestasi dengan tema dan tata letak sesuai dengan ketentuan pedoman guru berprestasi. [jika dalam panduan tidak perlu evaluasi diri maka makalah ini tidak perlu dibuat]
    Pengalaman yang paling menarik bagi beliu adalah semua yang kita tahu saat ini hidup di alam yang serba terbuka, ilmu yang mudah didapat dan tentu saja berbagai kegiatan berbagi ilmu bisa mudah kita peroleh. Maka mari tuntut ilmu setinggi-tinggi dan amalkan ilmu kita dimanapun, kapanpun, dan dengan siapa saja. Insya Allah berhasil di depan kita. Dan pengalaman utama yang saya alami adalah "Keberhasilan yang diperoleh dari beberapa yang sebelumnya", prestasi yang dapat kita capai dapat dengan cepat namun dapat dengan cepat, dapat diperoleh untuk mendapatkan ilmu sebagai penyokong. 

Sesi Tanya Jawab
1. Bagaimana kiat-kiat untuk menjadi guru berprestasi.
2. Kompetensi apa saja yang paling menentukan untuk menjadi guru berprestasi
  Untuk menjadi guru berpestasi maka kiat-kiat yang diperlukan adalah komponen-komponen pofolio sejak dini, dan persiapkan minimal 2-5 tahun sebelum menerima ajang lomba tersebut. Selama persiapan tersebut, banyak sekali kegiatan ilmiah dan juga produk-produk ilmiah yang sesuai dengan komponen-komponen di portofolio tersebut. Gunakan seluruh komponen ini untuk semua. Kemudian untuk mencapai nilai yang tinggi setiap komponen maka menghadiri berbagai kegiatan tingkat nasional seperti webiner saat ini yang banyak diselenggarakan oleh berbagai organisasi. Kemudian ikut lomba untuk mendukung gupres seperti inobel, LKG, lomba maupuan lain. Nanti jangan lupa juga membimbing siswa bapak ibu agar bisa beprestasi itu salah satu komponen di portofolio dan tak kalah penting seringnya bagi rekan sejawat dan di buat administrasi dan portofolionya. Untuk kompetensi yang paling menentukan di gupres ada 4 kompetensi yang harus dikuasai karena akan ada tes tertulis baik lisan. kemudian keluar sudah di kabupaten dan seterusnya pertajam dan persiapkan bahan presentasi dengan begitu- karena karena itu termasuk yang terbesar.                                         
3. Bagaimana cara Bapak bersemangat untuk selalu siap berkompetitif saat    sudah kalah lomba atau tidak mendapat kesempatan mengikuti acara kala SD ya, bisa diceritakan singkat kursus ke Sydney itu kursus seperti apa terima kasih atas penjelasannya           
   Untuk mengalahkan semangat kompetitif saat kalah itu sebenarnya bekal dari ibu saya yang terus saya pertahankan sampai sekarang yaitu "kalah cakak menang cacak" (kalah juga menang hal yang biasa. Itu yang saya pegang yang penting peluang dan sudah saya persiapkan saya akan ikut membantu ini Belajar Bahasa Inggris di Melbourne dan Sydney merupakan pengargaan dari kemdikbud di sana belajar tentang berbagai metode pembelajaran abad 21 yang dapat dikembangkan di Indonesia seperti STEM, Kelas Flip, Blended Learning, serta melakukan pembelajaran di sekolah daerah coba. Di Australia saya dapat di Murabit 350 km dari Melbourne.                                            
4.  Bagaimana memotivasi siswa agar mau berjiwa atau ingin ikut lomba? Apa kiat     memotivasi diri agar tetap eksis sampai selesai? 
   Untuk memotivasi siswa agar mau bertanding atau mau ikut lomba yang ikut serta ikut pelatihan yang terprogram. Beberapa kali saya dapat mengahantarkan siswa kami ikut OSN ke Nasional mulai tahun 2006-2017 pertanyaan yang berbeda-beda tergantung dengan masalah lingkungan, ada yang lewat ekonomi dengan mengiming-imingi dapat mentransfer uang, ada yang dimotivasi    dan dicarikan beasiswa saat masuk SMA, namun sudah disiapkan sejak semester awal. Kemudian kiat untuk memotivasi diri agar tetap eksis hingga selesai ... kita    harus belajar terus dan belajar kita belajar belajar dan tidak perlu malu dengan istilah "Kebo Nusu Gudel"      
5. Menurut bapak ada prestasi spesifik yang jam diraih seorang guru ... agar seorang guru bisa betul-betul diterima guru?        
Kita sebagai guru yang mempertimbangkan berprestasi adalah guru yang bisa di gugu dan ditiru, guru yang bisa memotivasi anak, guru yang bisa membantu anak, guru yang bisa mendidik anak, dan guru yang bisa membimbing dan memintarkan anak sesuai dengan masing-masing tempat, dan yang guru utama yang berprestasi adalah guru yang bisa menginspirasi anak agar bisa sukses di dunia dan akherat. Sementara titik juara karena kompetisi merupakan bonus bagi guru yang dapat meluangkan waktu dan pikirannya selain mendidik, mengajar, dan menginspirasi namun juga mengembangkan diri sendiri dengan berbagai pengalaman dari orang lain.
6. Kalau saya mau ikut seleksi guru berprestasi di tingkat kabupaten. Apa yang harus saya kerjakan Mulai Sekarang?
Untuk mengikuti Seleksi tingkat kabupaten: ibu harus mengerjakan Portofolio dan juga mengerjakan penelitian terbaik sesuai dengan petunjuk di buku pedoman lomba Gupres. Cari Pedoman Pemilihan Guru Berprestasi pada tahun penyelenggaraan yang telah disetujui oleh yang dapat digunakan pada tahun sebelumnya.
    a) Cermati isi dari pedoman ini terkait dengan proses penilaian dari tingkat                 Kabupaten, Tingkat provinsi, dan tingkat Nasional.
   b) Buat portofolio 2-5 tahun terakhir sesuai dengan ketentuan dari buku pedoman          pemilihan guru berprestasi. [Kumpulkan semua karya bapak ibu guru yang             telah dibuat selama 2-5 tahun terakhir, untuk membuktikan fisik berupa Surat          tugas, piagam, dll, diligalisir oleh atasan langsung]. Tata semua arsip yang            diperlukan untuk mengikuti gupres, seperti undangan, catatan singkat / laporan         singkat setiap kegiatan yang saya ikuti, foto, video dan dokumentasi, piagam         dan sertifikat. 
    c) Persiapkan naskah inovatif dan sesuaikan cara penulisannya sesuai dengan              masing-masing karya masing-masing. Menampilkan karya inovasi terbaik              bapak / ibu guru yang berhak dan selalu memperhatikan buku pedoman                  pemilihan guru berprestasi tingkat nasional. [Karya bisa terdiri dari PTK,                 praktik terbaik, maupun penelitian yang lain seperti penelitian eksperimental,         penelitian R&D, dll]. Powerpoint atau yang lainnya.
   d) Buat makalah evaluasi diri saya layak sebagai guru berprestasi dengan tema             dan tata letak sesuai dengan ketentuan pedoman guru berprestasi. [jika dalam         panduan tidak perlu evaluasi diri maka makalah ini tidak perlu dibuat]
        Belajar mulai sekarang 4 kompetensi Guru karena nanti akan ada ujian di                 tingkat Kabupaten.

    Sungguh luar biasa materi malam hari ini. Kita mendapatkan cara-cara bagaiamana memotivasi diri dan siswa kita untuk berprestasi, mempersiapkan segala sesuatunya dan fokus untuk meraih target kita . Memang semua memerlukan persiapan yang matang, kerja keras dan mengevaluasi kegagalan sebagai cambuk untuk meraih kesuksesan. Semoga kita bisa mengikuti langkah-langkah beliau untuk lebih berprestasi. Terima kasih Pak Sigit, Om Jay dan Mr. Bams..Semangat meraih prestasi yang membanggakan!

Mampukah Aku Menghadapinya

 Mampukah Aku Menghadapinya Siang itu aku begitu malas untuk mengajar. Hari-hari rasanya begitu aneh. Begitu meresahkan. Menyebalkan. Membua...